Arahkan ponselmu ke piring. Cuma itu yang harus kamu lakukan.
Aplikasi lain menyuruhmu menjelaskan makananmu ke komputer: timbang, sebutkan namanya, cari di daftar, atur porsinya. Snapkin minta satu foto dan menjelaskannya sendiri.
€14.99 per bulan, atau €99.99 per tahun. Tiga hari gratis untuk mulai, tanpa versi gratis, tanpa biaya tambahan belakangan. App Store atau Google Play yang menagih, dan harga serta pajak untuk negaramu ditampilkan sebelum kamu konfirmasi.
Satu foto. Kadang satu pertanyaan. Cuma itu yang kamu lakukan.
Setelah fotonya, sisanya aplikasi yang kerjakan.
Ambil fotonya
Arahkan ponsel ke piring. Snapkin mengenali isinya, menaksir tiap porsi dengan piring dan sendok garpu sebagai ukuran, dan ikut menghitung minyak serta saus yang sering terlewat penghitung lain.
Digoreng atau dipanggang? ±90 kkal
Jawab satu pertanyaan, mungkin
Kalau ada satu detail yang bisa mengubah angkanya, dia bertanya, sekaligus memberi tahu seberapa besar bedanya. Ketuk jawabannya, atau ketuk “Tidak tahu”. Perkiraannya tetap kamu dapat.
Lihat proteinnya
Kalori dan makro ditambahkan ke harimu dan ditampilkan di samping targetmu sendiri. Tidak ada yang perlu dikonfirmasi, tidak ada yang perlu disimpan. Makan berikutnya, foto lagi.
Tiap pertanyaan cuma satu ketukan, dan tiap ketukan boleh dilewati.
Spageti dan bakso, dan tiga pertanyaan Snapkin soal itu. Ketuk jawaban mana pun dan lihat perkiraannya berubah. “Tidak tahu” selalu boleh dipilih, dan angkanya tetap seperti semula.
Kalau dibiarkan, dia jalan sendiri. Lebih seru kalau kamu yang mengetuk jawabannya.
Bakso sapi atau babi? ±45 kkal
Ada parmesan di atasnya? ±70 kkal
Piringnya habis? ±160 kkal
Apa yang dibacanya dari sebuah foto
Menaksir kalori dari sebuah foto adalah tiga penilaian yang terpisah.
- 1. Apa yang ada di piring. Bukan "sepiring makanan", tapi tiap bagiannya: dagingnya, nasinya, sayurnya, kuah di bawahnya. Masing-masing satu baris yang bisa kamu baca dan koreksi. Karena itu satu catatan makan terbuka sebagai daftar, bukan sebagai satu angka.
- 2. Seberapa banyak isinya. Diukur terhadap benda di foto yang ukurannya sudah diketahui. Piring makan kira-kira 27 cm dan garpu kira-kira 19 cm, jadi sepotong dada ayam di sebelahnya bukan lagi tebakan antara 100 g dan 400 g.
- 3. Apa yang masuk tapi tidak kelihatan. Minyak untuk menggoreng. Mentega di dalam kentang tumbuk. Saus di atas salad. Di sinilah catatan yang ditulis tangan biasanya meleset sekitar dua ratus kalori, karena tidak ada yang mencatat minyak gorengnya. Foto justru bagus menangkap itu: yang digoreng kelihatan digoreng.
Piring di rumah makan, masakan sendiri, sebuah label, setengah pizza sisa kemarin
Kebanyakan makanan tidak punya barcode. Justru untuk makanan itulah ini dibuat.
Sepiring di rumah makan
Tidak ada yang bisa dipindai, tidak ada di basis data mana pun, dan justru itulah makanan yang paling ingin kamu tahu angkanya minggu ini.
Sesuatu yang kamu masak sendiri
Foto bahan-bahannya sebelum masuk wajan, selain piringnya sesudahnya, dan taksirannya jadi lebih tepat. Beras mentah lebih mudah diukur daripada segundukan nasi matang.
Kemasan atau tabel gizi
Foto labelnya. Ia membaca tabel gizinya dan mengingat mereknya, jadi porsi berikutnya dari toples yang sama tidak perlu usaha lagi.
Setengahnya saja
Foto sisanya saat kamu berhenti. Atau jawab "ada yang tersisa" waktu ia bertanya apakah piringnya habis, dan seluruh porsinya ikut turun.
Beberapa foto untuk satu kali makan
Lampirkan sebanyak yang kamu mau, semuanya dianalisis bersama, sebagai satu kali makan dan bukan empat. Piring dari atas dan label di botol saus adalah dua sudut pandang untuk makan malam yang sama.
Makan tanpa foto sama sekali
Ceritakan saja dalam satu kalimat. Tidak setepat foto, tapi jauh lebih baik daripada tidak mencatat sama sekali.
Ambil fotonya di meja makan. Catat dari sofa.
Fotonya cuma dua detik dan tidak ada yang sadar di meja. Mencatatnya bisa nanti. Nanti malam, di sofa, kamu lewati seharian dalam sekali jalan: jawab pertanyaannya, kecilkan porsi yang ditaksir kelebihan, selesai.
Tidak ada sinyal? Tetap jalan
Foto makanannya tanpa sinyal dan ia menunggu di ponsel. Ia terkirim sendiri begitu kamu online lagi dan jatuh di hari dan jam yang benar, karena waktunya diambil dari saat kamu memotret, bukan dari saat unggahannya selesai. Tidak ada yang perlu diingat, tidak ada yang perlu dibetulkan belakangan.
Foto satu kali makan dan lihat sendiri
Segitu saja. Dan kebiasaan itu tetap jalan di restoran, saat liburan, dan di minggu-minggu yang sibuk, karena tidak ada lagi yang perlu dijaga.
€14.99 per bulan atau €99.99 per tahun, ditagih oleh tokonya, batalkan di sana kapan saja.